COMEBACK POST: Kaya Akan Perbaikan Diri [2]

Published August 16, 2013 by prinprincess

“Jangan salahkan orangtua, jangan salahkan teman, jangan salahkan takdir, jangan salahkan Allah, teman-teman! Karena apa yang kita terima sesungguhnya adalah balasan atas apa yang telah kita perbuat.”

Assalamu’alaikum wr.wb.

Iyes, friends, still with me? Mungkin dari tulisan yang pertama, bakal muncul pertanyaan yang menanyakan kenapa perempuan yang diputusin ternyata diselamatkan oleh Allah dari segala hal yang menghinakan dirinya. Untuk urusan ini harus dijawab sama ilmu dari ahlinya gals. Tapi intinya, pacaran itu hal yang mendekati zina, sist, dan dalam Al-Qur’an pun jelas bahwa segala hal yang mendekati zina itu dilarang. Percaya atau engga, orang yang soleh dan solehah pun kalau udah pacaran sangat memungkinkan untuk melakukan hal-hal yang mendekati zina, dan ini udah terjadi di sekitar aku, terjadi pada salah satu temen aku. Ini lebih dari nggak baik! Untuk lebih spesifiknya, temen-temen bisa baca buku karya Felix Y. Siauw yang berjudul “Udah Putusin Aja” yang membuka mata kita lebih lebar soal hukum berpacaran dan segala hal yang berkaitan. Saya sudah membaca poin-poin intinya dan buku tersebut menjadi salah satu yang menguatkan saya.

[ Udah Putusin Aja – by Felix Y. Siauw ]

Sekarang aku juga mulai belajar lagi tajwid Al-Qur’an. Ini pengalaman bikin istigfar banget nih. Selama di kelas 10 dan 11 SMA ini, pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas aku itu selalu di awali dengan materi surah-surah, tafsir, dan tajwidnya. Setiap ditugasin untuk menemukan tajwid yang ada di surat tertentu, banyak temen aku yang liat ke aku karena aku selalu udah selesai untuk urusan tugas yang satu itu. Aku bersyukur karena aku dilebihkan untuk punya pengetahuan itu. Kemudian suatu hari aku nonton tayangan ulang ceramah Alm. Ust. Jefri Al Buchori di mana acara tersebut mendatangkan salah seorang guru dari Ust. Jefri yang tentunya sudah lanjut usia. Ustad Jefri kemudian menceritakan sebuah pengalaman dengan guru tersebut di mana poinnya adalah guru tersebut di usianya yang demikian lanjut masih belajar Al-Qur’an. Aku inget banget kalimat yang diucapkan Ust. Jefri ketika ia menemukan gurunya masih tekun mempelajari Al-Qur’an, yaitu: “Astagfirullahaladzim, sombong amat gua!” Ustad Jefri yang umurnya jauh lebih muda dari gurunya, beliau yang mungkin selama ini merasa sudah bisa Al-Qur’an dan mungkin beliau jarang mempelajarinya lagi secara khusus, kemudian tersadarkan bahwa Al-Qur’an itu harus terus menerus dipelajari.

Ya, satu kalimat yang berupa ungkapan kesadaran Ustad Jefri itu menjadi kalimat yang bikin aku sadar, bahwa pengetahuan aku tentang tajwid yang selama ini aku pake di kelas ternyata sama sekali belum seberapa. Baru tadi pagi aku buka Google dan membuka-buka halaman tajwid. Dan… astagfirullahaladzim, sombong amat gua! Ternyata banyak kok tajwid yang baru aku tahu yang pas aku coba pelajari aku kurang bisa ngerti. Selain itu Al-Qur’an kan dipelajari bukan cara membacanya aja/tajwidnya aja, tapi di sana ada lebih dari sejuta ilmu yang kemungkinan besar belum kita ketahui karena jarangnya mempelajari Al-Qur’an. Membukanya saja mungkin jarang dan tidak mau. Na’udzubillahimindzalik ya kawan, padahal Al-Qur’an itu satu-satunya sumber terpercaya untuk pedoman hidup kita. Nothing else! Kalau kita belum paham Al-Qur’an, kalau kita belum paham apa yang terkandung dalam satu kata aja yang ada di dalam Al-Qur’an, gimana bisa kita menjalani kehidupan yang baik dan benar serta mendapat akhirat yang diberi nikmat oleh Allah SWT? Think again, think hard!!

Sampai di Al-Qur’an, aku punya pengalaman yang ngena banget buat aku. Kejadiannya belum lama ini. Satu hari aku ngerasa jauh banget dari Allah, dan entah deh rasanya kacau balau, shalat ngga fokus, berdo’a ngga fokus, super insecure! Akhirnya aku pake usaha terakhir aku: baca Al-Qur’an. Eh friends, damaaaaaaaaaaaaai banget banget! Ngga pake rekayasa, damainya asli. Yang biasanya ditarget baca berapa halaman, waktu itu malah ngalir aja. Hati jadi tenang. Belum lagi waktu baca terjemahannya, dapet ilmu dapet pengetahuan, wah udah plus plus plus pokoknya. Curhat kecil, tapi sekitar satu bulan yang lalu aku mulai lagi baca Al-Qur’an dari awal. Dulu bacanya ngga sama terjemahannya, jadi kagak ngarti dah apa yang aku baca. Makanya kali ini target utamanya bukan hatam lagi, tapi tahu dan paham apa yang dibaca dan untuk nemuin petunjuk-petunjuk untuk perihal dunia dan akhirat. Baru sampai surah ketiga nih ehe.

Selain itu, aku juga mulai untuk menghafal do’a-do’a yang baru aku tahu. Salah satunya do’a ketika diri sendiri sakit. Karena aku sering ngalamin hal itu dan kejadiannya suka gak kenal tempat dan waktu, aku coba untuk hafal do’a itu. Dan baru tadi siang aku praktekin, waktu kepala aku diserang lagi sama nyut-nyut-ngilu yang padahal sebulan dua bulan ini udah ngga pernah datang lagi. Aku coba baca do’a tersebut tentunya dengan keyakinan bahwa Allah bakal hapus rasa sakit aku meski gatau cuma untuk sementara atau selamanya, dan subhanallah it works!

Oh iya, jadi inget. Soal sakit. Di blog ini aku udah pernah post soal rasa sakit aku yang selalu datang-dan-pergi-tak-kenal-tempat-maupun-waktu yang nyerang aku selama hampir setiap hari. Tapi subhanallah walhamdulillah, selama bulan Ramadhan rasa sakit itu sama sekali ngga pernah datang! Aku pun baru sadar pas Ramadhan udah selesai.

Menulis semua ini, pastinya mengingat-ingat yang udah berlalu. Ternyata dengan nginget nginget begini dan menuliskannya kembali, aku udah bisa ngambil kesimpulan kalau nikmat Allah SWT itu nggak ada habis-habisnya. Ujian, godaan, dan cobaan yang kita dapet pun kalau kita menyikapinya dengan benar dan dengan keimanan, pada akhirnya selalu membawa kita pada kebenaran. Alangkah indahnya beribadah, alangkah damainya ‘kembali’ kepada Allah.

Coba teman-teman inget lagi, kejadian susah maupun senang, bagaimana kita menyikapinya, apa hikmah yang kita dapet dari kejadian itu dan gimana kita menjadikan hikmah itu sebagai tali penyambung untuk ibadah-ibadah kita berikutnya. Semuanya adalah yang terbaik yang kita alami, kita ngga dirugikan kok, semua itu sangat adil dari Allah SWT.

Remember, apa yang kita lakukan hasilnya akan kembali kepada diri sendiri. Jika kita melakukan kebaikan, maka kebaikan itu untuk kita sendiri. Dan jika kita melakukan keburukan, maka keburukan itu untuk kita sendiri pula. Jangan salahkan orangtua, jangan salahkan teman, jangan salahkan takdir, jangan salahkan Allah, teman-teman! Karena apa yang kita terima sesungguhnya adalah balasan atas apa yang telah kita perbuat.

Maka dari itu, marilah terus berlomba dalam berbuat kebaikan. Marilah istiqomah di jalan lurus, jalan Allah SWT. Jika kita merasa sedikit atau banyak keluar jalur, bersegeralah memohon maaf serta bertaubat kepada Allah. Jangan berhenti pula untuk selalu memperkaya diri dengan perbaikan-perbaikan berdasarkan pada syariat Islam. Jangan peduli apa kata orang yang menghina usahamu untuk memperbaiki diri, karena usahamu adalah untukmu sendiri. Jangan pernah lelah untuk mencari ridha Allah SWT. 

Sebarkan cinta dan kasih sayang kepada sesama dengan ikhlas dan dengan niat lillahi ta’ala. Hapus segala benci dan dengki. Ngga usah melulu ikuti zaman, karena sadarlah ternyata banyak hal yang baru di sekitar kita lebih banyak membawa kita kepada kebodohan dan kelalaian. Bersumberlah kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah, cintailah hanya Allah SWT, dan teladanilah rasul kita Muhammad SAW.

Mohon maaf apabila tulisan di bawah judul ini mengandung kalimat kalimat bermakna jahiliyyah, harapan penulis hanyalah agar pengalaman penulis ini dapat menjadi renungan bagi kita semua. Semoga ridha Allah selalu menyertai kita.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: