Is This the First Time for You, Darl?

Published March 24, 2013 by prinprincess

Apakah ini yang pertama kalinya untukmu?

Mungkin kamu merasakan sesuatu yang aneh. Ketika ada seorang perempuan yang mengatakan cinta kepadamu. Kamupun mungkin kaget. Ada seorang perempuan menatapmu dengan berbeda, selalu siap siaga pasang mata terhadapmu, seolah dia akan kehausan jika tidak menatapmu sedetik saja. Yang memperhatikanmu lebih dari memperhatikan seorang teman.

Perempuan itu dengan reflek tersenyum melihat tawamu. Ia ikut bahagia atas kebahagiaanmu. Mungkin ia satu-satunya perempuan yang menatapmu malu-malu. Ia canggung dan membisu karena ada cinta di hatinya. Perempuan itu hanya bisa mengangguk kecil ketika matanya bertemu matamu. Diamnya ia lebih mengatakan banyak hal tentang perasaannya ketimbang ia mengatakan “Hai” kepadamu. Ia hanya berharap kau bisa ikut berinteraksi dengannya dalam diam.

Ketika hujan turun, perempuan itu selalu terbayang akan hadirnya sosokmu di sampingnya. Memorinya berputar terkenang akan dirimu. Ia menangis di tengah hujan, menyadari kau yang tak ada. Hujan mengerti, ia memanipulasi air mata perempuan itu. Hujan memang teman terbaiknya. Hujan selalu menemaninya ketika ia sedih.

Perempuan itu suka menulis. Tahukah kamu apa yang ia suka tulis? Ia suka menulis tentangmu. Ia menyiratkan namamu di setiap tulisannya. Kau diwujudkan dalam berbagai istilah, namun namamulah yang selalu tertulis secara jelas di hatinya. Hanya kau yang terindah baginya.

Kau tahu, perempuan itu tergolong pendiam. Ia melakukan segala sesuatunya dalam diam. Termasuk mencintaimu. Ia tidak perlu lagi mengutarakan cintanya lewat fisik apapun, ia hanya diam mengandalkan sebuah objek abstrak  yang mampu menyampaikan rasanya kepadamu. Harapnya kau akan bisa merasakan cinta yang ia berikan untukmu. Selain membisikkan kepada teman-teman, ia juga menitip pesan kepada Tuhan untuk selalu menjagamu. Ia tidak mau sesuatu terjadi padamu. Rasa sakitmu, maka rasa sakit baginya. Bahagiamu, maka bahagia baginya.

Kau mungkin berpikir, perempuan ini berlebihan sekali. Tapi sayangnya, ia tidak memikirkan hal itu. Mencintaimu, itu nama kegiatan yang ia lakukan. Tidak peduli bagaimana ia melakukannya, ia hanya mencintamu. Mencintaimu dengan sederhana saja. Mengertilah itu. Dan setiap ia melangkah, kaulah laki-laki yang selalu dikenangnya. Ia tetap mencintaimu meski ia harus sakit hati.

Sudahkah kau lihat video yang perempuan itu buat untukmu? Sebuah video sederhana yang mungkin tidak ada apa-apanya bagimu. Sebuah video dengan diiringi lagu ‘A Thousand Years’-nya Christina Perri yang begitu romantis baginya. Salah satu lagu kesukaannya. Itu memang hanyalah sebuah video yang dibuat perempuan itu dengan niat sepenuh hati hanya untuk mengutarakan perasaannya. Rasa sayangnya terhadapmu.

Ya, Sayang, kau tidak terbiasa. Ini mungkin saja pertama kali dalam hidupmu, ada seorang perempuan yang membagi cintanya khusus kepadamu. Hidupmu mungkin berubah, sejak kau menemukanku. Perempuan itu. Tanpa aksi yang keras, perempuan itu hanya diam kok. Mencintaimu dalam kebisuannya. Ia menggantungkan hatinya kepada cinta yang belum tentu dibalasmu. Ia bertahan. Rela dihanyutkan sebuah arus di mana cinta akan membawanya pergi. Ia berdiri di atas sebuah neraca, tak tahu akan ke kiri atau ke kanan. Kuharap kau akan cepat terbiasa dengan hadirnya perempuan yang melangkah kepadamu dengan cinta yang digenggamnya sendiri. Ia takut sosokmu menghilang dari pandangannya. Ia tidak mau kau jauh. Ia hanya mencintaimu.

Perempuan itu sangat mencintaimu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: