Rapuh

Published December 10, 2012 by prinprincess

Mengapa ? Mengapa air mata ini tak kunjung surut ?
Air mata ini mengalir hanya demi dia, dia yang telah membunuhku,
dia yang amat kucintai jua.

Tidakkah aku begitu bodoh ?
Mengapa harus ada air mata untuknya ?
Mengapa diri ini lemah karenanya ?
Mengapa hati ini rapuh menerima semua keputusannya ?

Ketahuilah, kini hanya Tuhan satu kekuatanku..
Tak sanggup lagi aku berdiri di atas ladang berduri ini..
Aku tak punya sesuatu yang dapat menahanku untuk tidak terjatuh,
tak ada tempatku untuk berpegangan.

Semuanya kacau.
Hidupku berada di tengah ombak yang bergolak hebat.
Andai kau dapat melakukan sesuatu untuk menyelamatkanku..
Hah, takkan pernah rasanya kau bertindak !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: