Perbedaan

Published July 21, 2012 by prinprincess

Selamat malam Pangeran …
Malam ini aku akan bercerita sedikit
sebagai pengiring tidurmu.
Tak akan terlalu banyak, jadi kau jangan dulu tidur
sebelum aku mengucapkan kata terakhirku.

Kau mungkin masih ingat bagaimana awal pertemuan dan percakapan kita. Begitu klise dan sederhana. Tapi, kupikir ada yang istimewa di sana meskipun aku tak tahu bagian mana yang kurasa istimewa tersebut. Entahlah, segalanya mengalir begitu saja.

Perlu kau ketahui, aku sejak dilahirkan bukanlah orang yang mudah berkomunikasi/bersosialisasi dengan orang-orang baru, maupun itu wanita atau pria, bagiku sama saja. Hanya saja proses yang membedakannya, aku lebih cepat akrab bersama sesama gender-ku. Untuk pria, aku tutup diri.

Bukannya sok, tapi berdasarkan pengalaman, ketika aku berkomunikasi dengan lawan jenis, aku selalu salah bicara, salah pilih kata, dan akhirnya gugup dan canggung. Aku kurang suka untuk mempermalukan diriku sendiri, makanya aku lebih memilih tidak banyak bicara. Itulah alasannya, mengapa aku sering terlihat seperti sedang jaga image.

Tapi bersamamu, yang sekarang Pangeranku, aku tidak tahu, tapi aku sama sekali tak merasakan kejanggalan-kejanggalan  yang tidak membuatku nyaman. Kau, laki-laki pertama yang membuatku tidak ogah-ogahan untuk meneruskan pembicaraan dalam SMS. Kau mengerti ‘kan ?

Seringkali beberapa laki-laki mengirimiku SMS, jelas sekali berniat melakukan sebuah pendekatan denganku, bukannya aku terlalu percaya diri, tapi bagi perempuan, SMS seperti itu statusnya sudah jelas sekali, tidak mengherankan. Dan kebanyakan dari kami pasti malas untuk melanjutkan percakapan yang isinya membuat kami tersenyum datar. Tapi tentu saja, kami hargai. Tapi maaf, mungkin kami akan mengucapkan selamat tidur duluan atau tidak membalas SMS itu sama sekali.

Pangeran, kau berbeda.
Aku bahkan sama sekali tak berniat untuk mengucapkan selamat tidur sebelum aku benar-benar mengantuk. Aku tak merasa dibuat jengkel oleh SMS-mu. Aku bersedia menerima dan membalas pesanmu dengan senang hati. Aku rela memutar otak untuk membalas pesanmu dengan baik agar tidak ada kata yang menyinggung hatimu, meskipun akhirnya mungkin aku pernah menyinggungmu. Dan yang jelas, aku selalu menunggu pesan darimu. Aku selalu penasaran dengan kalimat apa yang kau ucapkan di SMS berikutnya.

Kalau di sekolah aku jarang menyapamu atau bahkan mengobrol ; Kalau kau tidak mengirim pesan padaku ; aku merasa… bahwa aku… merindukanmu. Saat itu aku tidak tahu kenapa aku merindukanmu. Jelas, saat itu aku masih menyukai orang lain. Tapi kenapa justru kau yang kurindukan ? Kenapa kau yang kuingat wajahnya ? Kenapa kau yang kuingat senyumnya ? Kenapa dan kenapa ?

Setelah lima bulan lamanya aku mengetahui, bahwa mengapa aku begitu merindukanmu setiap saat, itu karena aku menyayangimu, mencintaimu.

Dan kenapa kau yang kuingat wajahnya ? Karena wajahmu yang selalu aku perhatikan tanpa kusadari. Kupikir, sesuatu yang dilakukan di alam bawah sadar adalah sesuatu yang begitu berbeda, efeknya juga lebih spesial.

Dan kenapa kau yang kuingat senyumnya ? Karena kau yang sering menyapaku, bukan orang lain. Maka dari itu, aku mengingat senyummu.

Hal-hal yang menyangkut perasaanku padamu yang dulu sulit untuk dijelaskan, kini aku tahu mengapa. Aku tahu alasannya.

Semuanya, karena aku mencintaimu.

Begitu saja cerita malam ini. Kurasa kau sudah begitu mengantuk dan kelelahan karena mungkin baru pulang dari luar kota. Sebenarnya aku ingin kita punya waktu lebih lama, aku ingin memarahimu karena kau lagi-lagi membuatku khawatir. Tapi, biarlah, kau istirahatlah dulu, aku lebih senang melihat senyum dan gerakmu yang bersemangat ketimbang kau yang datar kelelahan. Aku bahagia melihatmu bahagia, kau tahu ?

Saat kau bangun pagi besok, jangan lupa untuk ingat aku dan kabari aku. Aku masih khawatir asal kau tahu saja. Ah, jangan lupa untuk memimpikanku, memimpikan bayanganmu yang aku tidak tahu apa itu🙂

Selamat tidur, Pangeranku tercinta. Aku sangat mencintaimu.

Tuhan, jagalah Pangeran dalam tidurnya.
Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: