Sadarlah Kau. Jagalah Aku.

Published June 18, 2012 by prinprincess

Terkadang,

aku heran

dengan orang-orang yang tertawa

atas kesalahannya,

atas dosanya

Yang sebenarnya tidak perlu ditertawai

bahkan malah

harusnya ia malu pada kesalahannya,

sadar,

dan berusaha untuk merubahnya,

tidak mengulanginya lagi

apalagi untuk menjadi tertawaan (lagi)

Dan sudah semestinya ia melihat ke depan

Tentu saja, di depan sana  selalu ada dua pintu:

Pintu bersih dan terang dan,

Pintu yang gelap, sangat kelam

Pilih yang mana ?

Aku pilih yang bersih,

maka aku akan selalu melakukan hal-hal yang bersih

dalam kehidupanku

Dan berusaha untuk tidak tergoda pada orang-orang

yang berada satu meter dekatnya denganku

yang secara sengaja maupun tidak sengaja,

telah memilih pintu hitam.

Dengan begitu,

aku akan mendapati dan menjalani

kehidupan yang bercahaya,

yang bersihnya abadi.

Aku percaya,

suatu hari nanti aku akan mendapatkannya,

sesuatu yang lebih baik.

Ketimbang kebahagiaan dalam pintu hitam:

sesaat dan tidak bermanfaat.

Mari kita semua berjalan

di trotoar menuju dunia putih

Sampai bertemu di sana …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: