Merindu

Published May 25, 2012 by prinprincess

Rindu.

Semua orang pasti pernah merasakan yang namanya rindu. Entah itu rindu keluarga, teman, atau bahkan kekasih dan orang-orang lainnya. Yang namanya rindu atau gaulnya disebut kangen, di negeri kita ini biasa diartikan sebagai ‘ingin bertemu’, iya kan ? =))

Dan emang faktanya begitu. Setiap muncul rasa pengen ketemu sama orang tertentu, kita pasti bilang ‘kangen’ dan selalu mengartikannya sebagai ‘kangen’.

Yang aku mau bagi-bagi di sini adalah sebuah puisi atau bolehlah ya sebut aja curahan hati *puisi itu curahan hati kan ?* waktu aku lagi di RINDAM III SILIWANGI, lagi menjalani kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) selama 4 hari 3 malam atas perintah Dinas Pendidikan.

Tahu kan gimana yang namanya kegiatan LDK itu ? Ketat, tegas, cepat, semua harus sesuai aturan. Dan tentunya, 4 hari 3 malam menurut aku bukan waktu yang sebentar. Dan di sinilah aku ngerasain yang namanya kangen sekangen-kangennya sama orang-orang tertentu. Siapa aja ? Orang tua aku, adik aku, Prince aku, dan temen-temen aku. Jujur, aku kesiksa bukan karena di sana ketat atau apa, tapi sebagian besar karena KANGEN.

Aku di sana tuh kan banyak diem, dan di sana aku pasti merenung, mikirin semua orang-orang yang aku rindukan, gimana keadaan mereka dan apa yang terjadi sama mereka. Dan pikiran-pikiran itulah yang sering bikin aku serasa mau nangis. Tapi untungnya aku di sana ga nangis, padahal kesehariannya aku cengeng banget. Eh bukan cengeng deng, tapi terlalu sensitif, hehe perhalus dikitlah bahasanya ya=))

Emang dasarnya aku yang suka nulis, di tempat-tempat ketat kaya lagi di LDK pun aku masih aja sempet-sempetnya nulis puisi curhatan aku yang sekiranya menggambarkan betapa rindunya aku dan cukup tersiksa di sana.

Terus terang, aku ga suka kegiatan-kegiatan kaya gitu, bukannya ga kuat, tapi karena aku emang ga suka suara orang-orang teriakan, sebel deh. Kata orang-orang, take it easy aja, tapi aku ga bisa. Aku emang ga di masukin hati tuh teriakan kakak-kakak, tapi aku emang ga suka aja dan sebel kalo udah ada acara teriak-teriak, bentak-bentak dan marah-marah kaya gitu.

Okey, kembali ke topik.

Karena aku ga selamanya bisa mencurahkan semua perasaan aku sama temen-temen aku, aku pasti larinya jadi nulis. Nulis itu bebas, fleksibel, nyantai. Jadi inilah hasil tulisan aku di tengah-tengah waktu santai yang (sangat) sempit di sana. (Di dedikasikan khusus kepada Prince)


Merindunya

Dan baru sekali ininya lagi,

aku merindu

pada segala dirimu

yang kucintai dan mencintaiku apa adanya

Aku merindukanmu

Aku mencintaimu

The Great

Dalam benakku,

penuh berisi duplikatmu

Dalam dengarku,

kata-katamu yang lalu terucap

berpadu bagai syair lagu

Dalam fantasi lihatku,

kenangan berbagai rasa tersimpan lekat

Tuhan,

tak kuat lagi ku menyimpan semua rindu tentangnya

Tuhan, tolonglah

Sampaikanlah saja rindu yang parah ini padanya

Biarkan ia juga merasakan

dahsyatnya rindu ini

– – –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: